Breaking News
Home / Kabar Desa / DEBUS DESA BAHARA YANG MENDEBARKAN

DEBUS DESA BAHARA YANG MENDEBARKAN

Desa Bahara, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis merupakan Desa hasil pemekaran dari Desa Panjalu pada tahun 1983. Desa Bahara tersohor akan salah satu kesenian tradisionalnya yang bernama kesenian Debus.

Debus merupakan seni tradisional peninggalan Kerajaan Panjalu yang diperkenalkan pertama kali oleh Eyang Sanghyang Panji Barani, beliau merupakan putra ke 3 dari Raja Sanghyang Cakradewa Kerajaan Cipanjalu.

Pada zaman dahulu, Debus digunakan untuk beladiri dan menumpas musuh-musuh, namun seiring dengan berkembangnya zaman secara perlahan, Debus beralih menjadi suatu kesenian khas Desa Bahara yang sering dipertunjukkan setahun sekali bdalam rangkaian Upacara Adat Nyangku.

Debus dimainkan oleh 30 orang yang terdiri dari:
Nayaga : Kendang 2 (4) orang, Kempul 1 (2 orang),Terompet 1 (1 orang)
Ibing :   lalayon (seni zaman dahulu/penca) (4 orang)
Ibing Panglima (khusus) (4 orang)
Buhun (1 orang)
Tepak Tilu (lagu kembang beureum)
Debus (lagu padungdung)

Kesenian Debus yang sering dipertunjukan oleh debus panjalu di antaranya:

  • Menusuk perut dengan golok tanpa terluka.
  • Mengiris bagian anggota tubuh.
  • Memakan api dan bara api.
  • Membakar tubuh dengan api dan mengguaka arang panas.
  • Membelahkan kayu dengan kepala.
  • Membelahkan bambu dengan kepala.
  • Memainkan bola api
Di bawah ini bebera foto atraksi debus yang berlangsung pada tgl 25 Desember 2016 yang merupakan rangkaian acara Upacara Nyangku:
Persiapan atraksi api
Seorang kakek sedang memukul-mukul kepalanya sendiri dengan kayu membara

 

Makan kayu yang sedang menyala

 

Dipukul dengan kayu membara

 

Memukul kepala dengan bambu bulat

Sumber : http://nyangkupanjalu.blogspot.co.id/2017/01/debus-desa-bahara-panjalu.html

 

About desa panjalu

Pemerintah Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis

Check Also

TRAPPAN Mapag Nyangku 2016

Trail Adventure Panjalu Panumbangan (Trappan), mendukung acara adat budaya nyangku. Mapag berarti menyambut, sehingga adventure …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *